Loading...
Disable Preloader

Tak terasa, bulan suci Ramadhan yang dinanti dan dirindukan itu ternyata akan meninggalkan kita. Sungguh begitu cepat. Kita berada di Penghujung Ramadhan. Penghujung inilah justeru yang menentukan sukses tidaknya umat Islam menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci ini. Nabi bersabda:

 

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya (finishnya).” (HR. Bukhari)

 

Imam Ibnu Rajab berkata:

“Wahai hamba-hamba Allah, sungguh, bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit. Maka, siapa saja yang sudah berbuat baik di dalamnya, hendaklah ia menyempurnakannya, dan siapa saja yang telah menyia-nyiakannya, hendaklah ia menyudahinya dengan yang terbaik.”

Imam Ibnul Jauzi berkata:

"Seekor kuda pacu jika sudah mendekati garis finish, ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan. Maka, jangan sampai kuda lebih cerdas dari kita. Karena, sesungguhnya amalan ditentukan oleh penutupnya. Jika kita termasuk dari mereka yang tidak baik dalam penyambutan dan pengisian bulan suci Ramadhan, maka mari kita perbaiki perpisahan dengannya.”

Imam Ibnu Taimiyyah berkata: "Yang akan dihitung adalah kesempurnaan akhir dari sebuah amal, bukan buruknya permulaan.”

Imam Hasan Al-Bashri berkata:

"Perbaiki apa yang tersisa bagimu maka Allah akan mengampuni atas apa yang telah lalu. Maka, manfaatkan sebaik-baiknya apa yang masih tersisa dari waktu karena kita semua tidak tahu kapan rahmat menghampiri kita.”

 

Rasulullah SAW mengajarkan doa:


“Duhai Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku berjumpa dengan-Mu.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Ausath). 



Share:


Komentar