Loading...
Disable Preloader

Hari-hari telah berlalu, Ramadhan telah pergi..

Apakah ibadah kita ikut berlalu bersama dengan Ramadhan.?

Ataukah ibadah kita tetap terjaga meskipun di luar bulan suci Ramadhan..?

 

Ketahuilah, bahwa kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala di bulan Ramadhan

dan kita tetap hamba Allah subhanahu wa ta'ala di selain bulan Ramadhan.

Kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala ketika kita mendapatkan kesehatan

dan kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala ketika kita ditimpa satu penyakit

Kita adalah Allah subhanahu wa ta'ala ketika mendapatkan kelapangan

dan kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala ketika mendapatkan kesempitan dalam kehidupan ini..

 

Kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala ketika mendapatkan kekayaan

Dan kita pula adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala ketika mendapatkan kefakiran

Kita adalah hamba Allah subhanahu wa ta'ala.

Maka, jadilah hamba Allah subhanahu wa ta'ala yang senantiasa beribadah kepada Allah dimana dan kapan saja.

Dan tidak menjadi hamba yang hanya mengingat dan beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala di bulan Ramadhan, lalu kemudian setelah bulan suci Ramadhan pergi menjadi lupa kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

 

Kita beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala sampai kematian datang kepada kita.

 

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman :

 

"Dan beribadahlah kepada Rabbmu (Allah subhanahu wa ta'ala) sampai datang sesuatu yang pasti, yaitu kematian"  (QS. Al-Hijr : 99)

 

Selalu beribadah sampai datang kematian...!

Kita beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan harapan semoga ibadah itu dapat menjadi sebab yang mengantarkan kita kepada rahmat Allah, lalu dengan rahmat tersebut kita dimasukkan ke dalam surga-Nya..


Share:


Komentar